Design Property

2 Prinsip Dasar Desain Arsitektur untuk Hunian Estetis

Memahami prinsip-prinsip dasar desain arsitektur sangatlah penting. Sekali pun Anda bukan seorang arsitek, Anda tetap dilibatkan dalam pembuatan desain rumah pribadi Anda. Dengan memahami dasar-dasar arsitektur, Anda bisa membuat gambaran tentang desain rumah impian Anda. Berkolaborasi dengan arsitek pun menjadi lebih mudah karena Anda memahami apa yang mereka bicarakan.

Pada dasarnya, arsitektur terdiri dari prinsip-prinsip dasar yang mudah dipahami. Anda tidak perlu mempelajari hal-hal yang sifatnya terlalu teknis. Setidaknya, Anda bisa membayangkan desain rumah ideal yang ingin Anda miliki dan menyampaikannya pada arsitek. Beberapa prinsip yang dinilai paling penting bisa Anda pelajari pada uraian di bawah ini.

Desain Arsitektur Tingkat Dasar : 2 Prinsip Utama

  • Irama

Tidak hanya dalam dunia musik, arsitektur juga memiliki irama. Yang dimaksud dengan irama dalam desain arsitektur adalah penataan berbagai elemen secara harmonis. Harmonisasi dapat dilakukan dengan dua macam irama : statis dan dinamis.

Irama statis adalah pengulangan yang konsisten dari jenis yang sama. Misalnya, Anda memajang empat buah foto di dinding. Setiap foto memiliki ukuran dan bingkai yang sama persis, serta diletakkan dengan jarak yang sama antara satu dengan lainnya.

Irama dinamis adalah pengulangan yang lebih variatif dan terdiri dari beberapa aspek. Pada kasus foto di atas, Anda bisa memajang foto dengan ukuran yang berbeda. Misalnya, dua foto kecil dan dua foto besar. Penempatannya dilakukan secara berurutan yaitu kecil-besar-kecil-besar, atau sebaliknya.

  • Komposisi

Dalam desain arsitektur, yang dimaksud dengan komposisi adalah penataan elemen agar memenuhi unsur fungsional maupun estetika. Dari segi fungsional, Anda bisa merancang penempatan ruangan-ruangan di dalam rumah. Umumnya, sebuah rumah terbagi menjadi tiga zona : public, private, dan service.

Zona public terdiri dari ruang tamu, teras, dan bagian-bagian lain yang ditujukan untuk tamu. Zona private adalah ruangan yang bersifat pribadi seperti kamar dan ruang keluarga. Sedangkan zona service adalah area yang digunakan untuk maintenance seperti gudang dan dapur.

Dari sudut pandang komposisi, Anda harus mampu menempatkan setiap bagian ruangan dengan urutan yang tepat. Biasanya, zona public terdapat di bagian depan seperti teras dan ruang tamu. Disusul dengan zona private yaitu ruang keluarga dan kamar tidur. Begitu juga dengan ruangan-ruangan lain. Anda harus bisa merancang komposisi yang tepat, baik secara fungsi maupun keindahan.

Memulai Rancangan Desain Rumah Idaman

Dengan memahami kedua prinsip di atas, Anda bisa membayangkan desain rumah impian dengan lebih jelas dan rinci. Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai aspek lainnya seperti jenis dan gaya perabotan yang akan Anda gunakan. Untuk menambah inspirasi, Anda bisa mencari informasi di berbagai website seperti ithink blog.

Selain sebagai content marketing agency, ithink juga membahas banyak topik termasuk arsitektur. Carilah inspirasi sebanyak mungkin dan buat gambaran sederhana tentang rumah idaman Anda. Jangan lupa memperhitungkan prinsip-prinsip dasar desain arsitektur yang mencakup irama dan komposisi guna menghasilkan desain rumah yang sesuai ekspektasi.