Kesalahan Dalam Menulis Artikel Rewrite yang Harus Dipahami
Others

Kesalahan Dalam Menulis Artikel Rewrite yang Harus Dipahami

Bagi Anda yang senang menulis pasti paham berbagai jenis tulisan seperti menulis artikel rewrite. Terdapat salah satu contoh artikel yang sering dijumpai oleh para penulis yaitu artikel rewrite.

Adapun tujuan dari penulisan artikel rewrite ialah menulis ulang artikel yang ada sebelumnya menjadi tulisan tersebut memiliki gaya tulisan berbeda. Artikel rewrite ini pun biasanya sering dilakukan para penulis yang kemungkinan besar menghindari copyscape.

Karena tulisan dimuat dengan gaya berbeda sesuai dengan si penulis. Berikut adalah beberapa kesalahan dalam menulis ulang artikel atau rewrite yang biasanya menimbulkan kesalahan seperti copyscape atau plagiat:

Mengutip Seluruh Bagian dari Artikel Sebelumnya dan Tidak Mengoreksi Kembali

 

Pengertian dari mengutip seluruh bagian kata ialah mengambil kata secara keseluruhan dan tidak fokus pada kata kuncinya. Hal ini sering dilakukan penulis dalam menulis artikel rewrite dan juga penulis pemula.

Karena masih merasa kebingungan dalam menentukan kata-kata dari artikel yang akan di tulis. Setelah artikel rewrite selesai ditulis, disarankan kepada penulis untuk membaca dan mengulangi seluruh tulisannya.

Tujuannya menghindari bentuk plagiat ataupun menilai kembali kalimat artikel. Tetapi, beberapa dari Anda sebagai penulis sering terburu-buru dalam menyelesaikan tulisannya tanpa mengoreksi kembali artikel dan langsung saja menyelesaikan dengan cepat.

Kesalahan seperti ini sering dilakukan, dan akan merugikan si penulis dalam menyampaikan informasi kepada para pembaca. Dampak besarnya adalah terkena plagiarisme atau copyscape sehingga penulis sebelumnya akan me-report tulisan Anda.

Menulis Artikel Rewrite Jarang Menggunakan Sumber Terpercaya

Haruskah menggunakan referensi sebanyak-banyaknya? Jawabannya iya. Biasanya penulis sudah merasa monoton atau jenuh dalam artikel rewrite. Dengan tidak banyaknya sumber maka artikel yang dikerjakan tidak akan bisa dipertanggung jawabkan.

Beberapa sumber lainnya tidak akan mem-back up semua isi artikel, dengan kata lain, artikel yang ditulis tidak berisikan tujuan informatif pada artikel sebelumnya dan kepada para pembaca. Karena pada hakikatnya tujuan artikel rewrite ialah menulis ulang artikel yang ada sebelumnya dan ditulis kembali dengan gaya tulisan berbeda.

Perubahan Judul Tidak Semenarik Artikel Sebelumnya

Perubahan judul yang tidak semenarik dari artikel sebelumnya akan membuat artikel Anda tidak akan dibaca dari artikel sebelumnya. Misalkan artikel aslinya memiliki judul “Jogja terkenal akan keindahan pariwisatanya”.

Diganti dengan judul biasa saja dan tidak menarik seperti “Jogja wisata kota”. Inilah yang tidak membuat artikel Anda berwarna karena modifikasi judulnya saja tidak kreatif dari artikel aslinya ke artikel yang ditulis kembali.

Kesalahan seperti ini sering sekali dilakukan dengan dalih kebingungan. Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika menulis artikel berjenis rewrite oleh beberapa penulis.

Jika masih ragu untuk melihat contoh artikel, coba saja mencari jasa penulis artikel agar terlihat lebih menarik ketika menulis artikel rewrite